Select Language

Kamis, 03 November 2016

FNSS – Pindad Luncurkan Tank Medium di Indo Defence 2016

fnss
FNSS Savunma Sistemleri dari Turki dan perusahaan PT Pindad Indonesia telah meluncurkan Modern Medium Weight Tank (MMWT) di Indo Defence 2016. MMWT ini sedang dikembangkan untuk Angkatan Darat Indonesia dan dua prototipe sedang dibangun, satu di Turki dan satu di Indonesia -akan selesai pada tahun 2017.
Tank ini dilengkapi dengan CMI Defence two-person turret dengan kanon 105mm rifled dengan mode pengisian amunisi otomatis. serta dilengkapi senjata mesin 7.62mm yang dipasang co-aksial dengan persenjataan utama. Kanon 105mm bisa menembakkan berbagai amunisi.
Untuk bisa menembak target diam dan bergerak dengan tingkat probabilitas yang tinggi pada tembakan pertama, tank ini diinstal sistem pengendalian tembakan yang komputerize; komandan dan petembak dilengkapi alat pemantau target di siang dan malam hari yang digabungkan dengan pengintai laser. Komandan disediakan sistem pengamatan panoramik (luas) untuk memungkinkan memburu dan menghancurkan (hunter/ killer) target yang terdeteksi.
Lapis baja ini digerakkan oleh mesin diesel performa tinggi, digabungkan dengan transmisi otomatis yang dikontrol secara elektronik dan sistem pendingin untuk memungkinkan tank medium ini beroperasi di suhu lingkungan yang tinggi.
FNSS mengatakan kecepatan jalan maksimal 70 km / jam, daya jelajah hingga 450 km dan rasio power-to-weight dari 20hp / ton dengan berat kotor kendaraan sekitar 35 ton.
Baseline lambung tank medium ini semua dilas baja dan paket armor appliqu yang dapat dipasang untuk tingkat yang lebih tinggi dari perlindungan balistik.
Tank ini dilengkapi perlindungan ranjau, sistem pendeteksi kebakaran dan suppression system. Perlengkapan standar meliputi sistem AC, kamera untuk kesadaran situasional dan unit daya tambahan yang memungkinkan semua subsistem utama harus tetap berfungsi meski mesin diesel utama sedang mati.
Peran tank medium ini (MMWT) tidak untuk terlibat dengan tank tempur utama (heavily armed) atau melindungi main battle tank, tetapi untuk berhadapan dengan kendaraan dengan ancaman yang lebih ringan seperti platform pengintaian, kendaraan tempur infanteri, operator pasukan dan kendaraan tempur dukungan.
Kendaraan ini juga dapat digunakan untuk mendukung infanteri untuk langsung dalam pertempuran dengan mengusung kanon 05mm yang digunakan untuk melawan gardu pertahanan dan hambatan medan perang lainnya. Dengan berat yang ringan dan low profile memungkinkan tank ini untuk digunakan di daerah-daerah yang tidak dapat diakses oleh MBT tradisional yang saat ini biasanya memiliki berat lebih dari 70 ton.

0 komentar:

Poskan Komentar

hackerandeducation © 2008 Template by:
SkinCorner