Select Language

Rabu, 26 Oktober 2016

Portugal Dapat Jadi Mitra Alternatif Kerjasama Militer dan Pertahanan Indonesia

Delegasi Indonesia pada resepsi diplomatik dan pertemuan bisnis di Lisbon, Selasa (25/10/2016). (detikcom/Istimewa)
Delegasi Indonesia pada resepsi diplomatik dan pertemuan bisnis di Lisbon, Selasa (25/10/2016). (detikcom/Istimewa)
Asisten Pengamanan (Aspam) KASAU, Marsekal Muda (Marsda) TNI Dedi Permadi, mengatakan bahwa Portugal dapat menjadi mitra alternatif kerjasama militer dan pertahanan Indonesia. Menurutnya, hal tersebut dapat mengurangi ketergantungan pada peralatan dan teknologi dari negara-negara tertentu.
“Baik sebagai sumber pengadaan Alutsista, perawatannya, maupun pelatihan SDM,” ujar Marsda Dedi, seperti dikutip detikcom pada Selasa (25/10).
Marsda Dedi menjelaskan bahwa salah satu keunggulan industri pertahanan Portugal adalah mereka berada di bawah kendali langsung Menteri Pertahanan. “Sehingga jika terjadi sesuatu hal kita dapat mengajukan klaim keberatan langsung kepada pihak kementerian pertahanan Portugal,” katanya.
Industri dan teknologi sektor pertahanan Portugal memiliki kemampuan daya saing dan pengetahuan cukup kuat di pasar pertahanan dan keamanan.
Perusahaan-perusahaan Portugal memiliki struktur fleksibel dan inovatif dalam Riset dan Teknologi, begitu pula di bidang pengembangan proses produksi, juga unggul di bidang industri dirgantara yang berfokus pada perawatan pesawat tempur dan pesawat angkut militer seperti F16, T50, Super Tucano dan Hercules C130.
Portugal juga dikenal memiliki industri radio komunikasi untuk keperluan pertahanan. Radio komunikasi yang dibuat terdiri dari berbagai jenis untuk keperluan taktis di darat, laut, maupun udara.
Sumber: detik.com

0 komentar:

Poskan Komentar

hackerandeducation © 2008 Template by:
SkinCorner