Select Language

Jumat, 01 Mei 2015

Menhan Ryamizard Hadiri Konferensi Keamanan Internasional di Rusia

Jakarta – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menghadiri konferensi keamanan internasional ‘Moscow Conference on International Security’ (MCIS) di Rusia. MCIS ini diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan Federasi Rusia yang dihadiri 70 lebih negara.
Seperti yang dilansir KBRI Moskow, Kamis (16/4/2015), Menhan Ryamizard tiba di Rusia pada Rabu (15/4) kemarin memenuhi undangan Rusia dalam acara MCIS yang bertemakan ‘Global Security: Challenges and Prospects’. MCIS ini merupakan konferensi tahunan yang mewadahi diskusi isu-isu keamanan internasional.
Lebih dari 70 negara mengirimkan Menteri Pertahanannya, 6 delegasi organisasi internasional, pejabat setempat, pakar dan akademisi Rusia. Presiden Rusia Vladimir Putin dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Rusia, Nikolay Patrushev, menyatakan beberapa isu penting keamanan internasional yang perlu diantisipasi bersama.
“Yakni pertahanan anti misil, keamaan di Eropa dan stabilitas global serta regional,” tulis KBRI Moskow.
Putin juga mengajak seluruh peserta MCIS agar di tengah perayaan 70 tahun berakhirnya Perang Dunia II untuk tidak melupakan sejarah PD-II, bahaya NAZI-isme dan klaim supremasi dunia, xenophobia dan ekstremisme.
Selanjutnya berturut-turut Menteri Pertahanan Rusia, Jenderal Sergei Shoigu, Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov dan Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Federasi Rusia Jenderal Valery Gerasimov, menyampaikan sambutan pembukaan yang secara umum memuat pandangan mengenai ancaman utama keamanan global serta posibilitas kerjasama internasional menghadapi ancaman dimaksud.
Menhan RI Ryamizard Ryacudu dalam sambutannya menjelaskan kondisi umum keamanan di Indonesia serta potensi ancaman yang mengemuka di kawasan. Ryamizard juga menyatakan pentingnya kerjasama internasional dalam menghadapi berbagai ancaman keamanan baik dalam lingkup regional maupun global.
Selain Indonesia, Menteri Pertahanan dari RRT, Yunani, Belarus, Pakistan, Iran, Afrika Selatan, Serbia, Korea Utara, Mongolia, dan India turut memberikan sambutan dan pertemuan pleno tersebut. Seusai sidang pleno, dilakukan diskusi bertema ‘The International Military Cooperation in the Fight Against Terrorism’ yang secara khusus membahas kerjasama internasional dalam menghadapi terorisme, situasi di Afghanistan pasca penarikan pasukan internasional dan langkah menghadapi organisasi teroris yang menamakan diri ‘Islamic State’.
Selanjutnya dalam diskusi bertema ‘The Role of the Military and Political Tools in Regional and Global Stability’ dibahas berbagai traktat dan perjanjian internasional yang kehilangan efektifitasnya dan perlu dimodernisir. Pada hari kedua Konferensi, Jumat (17/4) besok, para peserta MCIS direncanakan mengunjungi fasilitas pelatihan antariksa ‘Yuri Gagarin State Scientific Research-and-Testing Cosmonaut Training Center’ di Star City, propinsi Moskow.
Sehari sebelumnya (15/4) Menhan RI Ryamizard Ryacudu mengadakan pertemuan khusus dengan Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu. Bagi Shoigu, kunjungan delegasi Indonesia ke Rusia ini merupakan konfirmasi semakin eratnya hubungan persahabatan antara Kementerian Pertahanan dan rakyat kedua negara.
“Kami menghargai aspirasi pemimpin Republik Indonesia dalam mengembangkan kontak-kontak secara komprehensif termasuk di bidang militer,” ujar Sergey Shoigu.
Kedua Menteri Pertahanan juga saling bertukar pandangan terkait situasi keamanan di dalam negeri, kawasan serta global maupun prospek kerjasama Indonesia-Rusia di bidang keamanan demi terciptanya ketertiban dunia yang adil dan demokratis. (detikNews)

0 komentar:

Poskan Komentar

hackerandeducation © 2008 Template by:
SkinCorner