Select Language

Jumat, 01 Mei 2015

Iran Siap Bekerjasama Menentang NATO di Eropa

Menteri pertahanan Iran menekankan, Teheran siap memulai konsultasi tentang masalah krisis di Etopa dan ikut mengamankan stabilitas di kawasan itu.
Latihan pasukan NATO di Eropa (AP Photo / Mindaugas Culbis)
Latihan pasukan NATO di Eropa (AP Photo / Mindaugas Kubis)
Moskow – Iran menyerukan kerjasama dengan Rusia, India dan China untuk menentang rencana NATO atas ekspansi militer di Eropa, ujar Menteri Pertahanan Iran, Hossein Dehghan, Kamis pada konferensi pers di Moskow.
“Kami ingin mendukung ide pengembangan kerjasama multifaset antara China, Iran, Rusia, dan India untuk menentang perluasan tujuan dari NATO ke timur dan menempatkan perisai rudal di Eropa.”
NATO telah meningkatkan kehadirannya di Eropa Timur yang telah menyebabkan kekhawatiran dari pemerintah Rusia. Proses ini berlangsung di tengah ketegangan antara aliansi dan Moskow, setelah tuduhan NATO bahwa Rusia mengirim milisi dan bantuan militer ke tenggara Ukraina.
Iran dan Rusia menyarankan mengadakan pertemuan pertahanan tiga negara dengan China, kata menteri Iran.
“Three-way talks” para menteri pertahanan Rusia, Cina dan Iran juga disarankan [pada pertemuan]. Kedua belah pihak menyatakan dukungan mereka untuk mengajukan proposalnya,” katanya.
Pasukan NATO siap membantu Ukraina (AP photo / Matthias Schrader)
Pasukan NATO siap membantu Ukraina (AP photo / Matthias Schrader)
Dehghan berada di Moskow untuk menghadiri konferensi dua-hari yang membahas Keamanan internasional. Pertemuan ini dihadiri pemimpin militer dari Iran, Pakistan, Armenia, Belarus, Kyrgystan, Tajikistan, Argentina, Indonesia, Serbia, Afrika Selatan dan tuan rumah Rusia.
Menteri pertahanan Iran dan Rusia membahas “mekanisme kerjasama dalam organisasi regional,” termasuk di antara negara-negara Kaspia, ujar pejabat Iran kepada wartawan.
Setelah adanya terobosan kesepakatan antara Teheran dan kekuatan dunia, Rusia berharap untuk meningkatkan kerjasama dengan Iran di berbagai bidang, termasuk pelaksanaan pertahanan bersama, proyek nuklir dan energi, setelah sanksi dicabut.
Hal ini juga meningkatkan kemungkinan akses penuh Iran ke Shanghai Cooperation Organization (SCO), yang memiliki dua anggota, Rusia dan China. (Sputniknews.com).

0 komentar:

Poskan Komentar

hackerandeducation © 2008 Template by:
SkinCorner