Select Language

Senin, 27 April 2015

Panglima TNI Moeldoko Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Peringatan KAA

Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko (Puspen TNI)
Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko (Puspen TNI)

Jakarta – Panglima TNI Jenderal Moeldoko akan memimpin gelar pasukan pengamanan Peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) di Silang Monas, Jakarta Pusat, pagi ini.
Pernyataan itu disampaikan Puspen TNI dalam keterangannya, Rabu (15/4/2015). Apel dijadwalkan dilaksanakan pukul 06.00 WIB.
Moeldoko akan didampingi oleh Kepala Staf Angkatan TNI. Pangdam Jaya Mayjen TNI Agus Sutomo juga akan hadir dalam kegiatan itu.
Sebelumnya, Agus telah memastikan bahwa Jakarta aman untuk Peringatan KAA dari 19-24 April mendatang. Dansatpamwil-1 ini mengatakan, pihaknya telah melakukan gelar parsial dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait pengamanan para tamu negara dan rangkaian acara akbar ini.
Jumlah personel TNI yang disiagakan untuk Peringatan KAA ini, kata Agus, ada sebanyak 3.550 orang. Terdiri dari, Kodam Jaya sebanyak 2.200 personel, Kostrad 700 personel, Marinir 600 personel dan dari Paskhas TNI AU sebanyak 50 personel. Para personel ini akan ditempatkan di ring 2 dan 3. Untuk pengamanan ring 1 dilakukan oleh Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres).
Pengamanan dilakukan mulai dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur dan di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng. Selain itu juga di 18 tempat penginapan yang ada di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat, serta di venue KAA di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan.
“Personel TNI juga disiagakan disepanjang rute perjalanan tamu kenegaraan,” ucap Agus. Pihaknya juga menaruh counter sniper atau penembak jitu di berbagai gedung tinggi di sekitar area pelaksanaan kegiatan. Alutsista seperti panser Anoa, serta penunjang pengamanan seperti alat detektor logam dan bom, dan berbagai peralatan canggih lainnya juga diandalkan.
Agus berharap semua pihak ikut mensukseskan perhelatan Peringatan KAA di Jakarta dan Bandung. Semua pihak harus bekerjasama agar nama baik Indonesia di mata dunia tetap terjaga. (detikNews)

0 komentar:

Poskan Komentar

hackerandeducation © 2008 Template by:
SkinCorner