
Penulis: Wisnubroto
Jakarta, JMOL ** Fasilitas kapal penampung LNG (floating storage regasification unit/FSRU) Lampung buatan Hoegh LNG telah tiba di Lampung, Sabtu (10/5) dan siap onstream pada Juni 2014 mendatang.
FSRU Lampung ini adalah salah satu dari empat kapal LNG pesanan Hoegh LNG yang dibuat di Hyundai Heavy Industries, Korea Selatan. Saat ini FSRU yang dioperasikan oleh PT Nusantara Regas (perusahaan patungan PGN dan Pertamina) sedang dalam proses persiapan di lepas pantai Lampung Timur.
"Hoegh LNG merasa bangga telah bekerja sama dengan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dalam pencapaian penting di proyek FSRU. Kapal FSRU ini menyediakan solusi cepat, fleksibel, dan murah bagi negara pengimpor LNG serta solusi bagi kebutuhan energi di Indonesia. Perusahaan kami akan mengawal produksi pertama di bulan Juni dan melanjutkan hubungan baik ini dengan PGN," ujar Sveinung JS Stohle, CEO Hoegh LNG seperti dikutip dari situs Hoegh, kemarin.
Jakarta, JMOL ** Fasilitas kapal penampung LNG (floating storage regasification unit/FSRU) Lampung buatan Hoegh LNG telah tiba di Lampung, Sabtu (10/5) dan siap onstream pada Juni 2014 mendatang.
FSRU Lampung ini adalah salah satu dari empat kapal LNG pesanan Hoegh LNG yang dibuat di Hyundai Heavy Industries, Korea Selatan. Saat ini FSRU yang dioperasikan oleh PT Nusantara Regas (perusahaan patungan PGN dan Pertamina) sedang dalam proses persiapan di lepas pantai Lampung Timur.
"Hoegh LNG merasa bangga telah bekerja sama dengan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dalam pencapaian penting di proyek FSRU. Kapal FSRU ini menyediakan solusi cepat, fleksibel, dan murah bagi negara pengimpor LNG serta solusi bagi kebutuhan energi di Indonesia. Perusahaan kami akan mengawal produksi pertama di bulan Juni dan melanjutkan hubungan baik ini dengan PGN," ujar Sveinung JS Stohle, CEO Hoegh LNG seperti dikutip dari situs Hoegh, kemarin.
Kapal FSRU Lampung ini yang didesain oleh perusahaan LNG Norwegia ini memiliki kemampuan regasifikasi 240 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) dan tangkinya mampu memuat gas sebanyak 170.000 kaki kubik. FSRU ini bakal menampung 10 kargo gas dari ladang BP Tangguh, Papua untuk distribusinya ke pelanggan PGN seperti pembangkit listrik dan industri di Jawa.

0 komentar:
Posting Komentar