Select Language

Senin, 02 September 2013

EPCI Banuwati - K Gas Compressor Platform









First Steel Cutting EPCI Banuwati - K Gas Compressor Platform, Banuwati Gas Field Project, South East Sumatra Ocean, Indonesia.

Di penghujung tahun 2012, PT PAL Indonesia (Persero) kembali menorehkan jejak sejarah dengan melaksanakan First Steel Cutting EPCI Banuwati, K Gas Compressor Platform, Banuwati Gas Field Project, South East Sumatra Ocean Indonesia pesanan CNOOC SES Ltd. China, pada hari ini Selasa, tanggal 11 Desember 2012.
Berdasarkan surat perjanjian kontrak nomor Sper/12/10000/V/2012, antara CNOOC SES Ltd dengan PT PAL Indonesia (Persero), tentang Provision of Engineering, Procurement, Construction and Installation Banuwati, K Gas Compressor Platform, Banuwati Gas Field Project, South East Sumatra Ocean, Indonesia, dimana Commancemance date 6 Januari 2012, dan akan diselesaikan selama 21 (dua puluh satu) bulan terhitung dari kontrak di tanda tangani.
Proyek EPCI Banuwati, K Gas Compressor Platform, Banuwati gas Field Project, South East Sumatra Ocean Indonesia merupakan Proyek Offshore Ke-7 dari proyek sejenis dengan kapasitas besar yang pernah dikerjakan PAL Indonesia. Kapasitas proyek offshore terbesar yang sedang di bangun oleh PAL Indonesia sebelumnya adalah Bukit Tua dengan kapasitas Topside sebesar 1500 Ton dengan total kapasitas termasuk Jacket 2200 Ton.
Vice President Exploration CNOOC SES Ltd, Perkasa Sinagabariang, menyampaikan dalam sambutannya bahwa pembangunan Platform ini adalah yang Ke Dua kalinya dibangun di PAL Indonesia, dimana produk yang pertama Shelda F cukup diandalkan dan berproduksi sebesar 12 juta untuk men-suplly ke PLN, yang menjadikan PLN lebih ekonomis. Diharapkan pembangunan platform kali ini dapat berjalan dengan baik dan mempunyai kualitas yang sama dan pada awal tahun 2014 dapat berproduksi.
Keberhasilan memenangkan tender dari berbagai proyek offshore tersebut membuktikan akan kemampuan PT PAL Indonesia (Persero) dibidang Oil & Gas. Dengan membangun berbagai proyek antara lain proyek Migas yang telah diserahkan yaitu : EPCI wellhead platform “WHP A” and Subsea pipe line Ujung Pangkah Project Development, Fabrikasi Wellhead  platform “Zelda” milik CNOOC, milik KODECO Energy, dan Milik Ameralda Hess. Bahkan kiprah PT PAL Indonesia (Persero) di bidang ini telah dimulai sejak tahun 1994, sehingga bisnis ini bukanlah hal baru bagi PAL Indonesia. Dukungan Fasilitas, SDM yang berpengalaman serta harga yang kompetitif akan menjadi modal utama bagi PAL Indonesia untuk terus menekuni dan meningkatkan kompetensi di bidang migas dimasa-masa mendatang.

0 komentar:

Posting Komentar

hackerandeducation © 2008 Template by:
SkinCorner