Select Language

Selasa, 16 September 2014

Sanksi AS tak membuat Rusia ubah sikap prinsipnya

Sanksi AS tak membuat Rusia ubah sikap prinsipnya
Vladimir Putin (REUTERS)
Moskow (ANTARA News) - Rusia menganggap sanksi-sanksi baru anti-Rusia Washington sebagai langkah bermusuhan lain, kata kementerian luar negeri Rusia Sabtu.

Moskow mengharapkan opini dunia mengenai sanksi-sanksi Ukraina ini terhadap media Rusia.

"Kami menganggap sanksi-sanksi baru anti-Rusia Washington sebagai langkah penyebab bermusuhan berikutnya pada pemerintah konfrontatif Amerika Serikat," kata kementerian itu.

"Sekarang gencatan senjata telah hampir tercapai di Ukraina timur, suatu dialog antara otoritas Kiev dan para pemimpin Novorossia berdasarkan prakarsa perdamaian Presiden Rusia Vladimir Putin, mulai terbentuk, sementara Amerika Serikat telah mempertaruhkan pada eskalasi konflik Ukraina serta mengerahkan tekanan sanksi lebih lanjut terhadap Rusia.

Kontra-aksi Rusia akan segera diberlakukan, tetapi pintu Moskow tetap terbuka untuk dialog tentang Ukraina bagi Amerika Serikat, kata Kementerian Luar Negeri Rusia Jumat.

"Tentu saja, kontra-aksi kami tidak akan lama, meskipun mereka, seperti yang kita telah berulang kali katakan, adalah tindakan paksa," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

"Kami membiarkan pintu terbuka untuk kerja sama bilateral yang konstruktif dan jujur," termasuk kontribusi untuk penyelesaian krisis Ukraina jika pemerintah AS siap untuk itu," kata pernyataan itu.

"Washington harus mengakui: hanya menghormati setiap kepentingan lain dapat membantu menemukan solusi bagi konflik dalam negeri Ukraina yang cocok untuk semua orang,"katanya.

Kebijakan sanksi Washington anti-Rusia merugikan kepentingan mereka sendiri, kata kementerian luar negeri Rusia.

"Mereka di Washington yang terus tidak bijaksana bersantai sanksi, mengabaikan tidak hanya kepentingan bisnis Amerika tetapi juga pertimbangan keamanan nasional sendiri yang terletak pada kerja sama yang lebih erat dengan Rusia untuk menjaga stabilitas global dan untuk melawan tantangan masa kini seperti terorisme internasional dan perdagangan narkoba, melakukan tindakan membahayakan demi kepentingan Amerika Serikat," kata kementerian itu.

"Gedung Putih harus memahami bahwa menyulap dengan sanksi tidak akan membuat kita mengubah posisi berprinsip kami," kata kementerian menegaskan.

"Kita tidak akan pernah bertindak dalam mendukung ambisi geopolitik Amerika States dan rencana-rencana para politisinya di luar negeri yang berusaha menggunakan "Ukraina yang bisa dikendalikan" dalam rangka menahan Rusia, demikian OANA.

0 komentar:

Poskan Komentar

hackerandeducation © 2008 Template by:
SkinCorner