Select Language

Senin, 01 Juni 2015

Israel Pelajari Kelemahan S-300 Yunani

Angkatan Udara Israel melakukan latihan bersama untuk mengantisipasi rudal permukaan-udara S-300, yang dijadwalkan akan dikirim ke Iran dari Rusia. Apapun bisa dilakukan, jika mau memplajarinya.
S-300 Yunani
S-300 Yunani
Angkatan Udara Israel berlatih manuver terhadap sistem rudal permukaan-ke-udara S-300 yang segera diterima oleh Iran, dalam latihan bilateral yang dilakukan menggunakan dua baterai S-300 Yunani yang ditempatkan di Pulau Kreta.
Latihan ini berlangsung dari April 20-30, ketika Israel bergabung dengan Hellenic Air Force (HAF) /Angkatan Udara Yunani dalam Latihan Iniohos-2015, salah satu latihan tahunan terbesar, di mana sedikitnya 150 pesawat tempur dari semua skadron HAF mengambil bagian.
Menurut laporan, Israel mengerahkan sepuluh jet tempur F-16 dari empat skadron, dan juga pesawat mereka yang bergabung dengan Angkatan Udara AS di Eropa sebagai Joint Terminal Attack Controllers.
Israel telah mengakuisisi data teknis tentang sistem S-300, yang mampu memukul target di udara pada jarak 150 kilometer, di ketinggian hingga 27.000 meter.
F-16 Israel
F-16 Israel
Manuver ini dilakukan untuk menguji taktik yang berbeda terhadap S-300, dalam simulasi darat yang dilindungi oleh baterai S-300 baterai. Yunani memperoleh sistem S-300 dari Rusia pada 1990-an dan merupakan satu-satunya anggota NATO yang memiliki sistem tersebut.
Menteri Pertahanan Yunani Panos Kammenos bulan lalu, pada kunjungan ke Moskow untuk sebuah konferensi tentang keamanan global, mengatakan bahwa Yunani dalam negosiasi dengan pemerintah Rusia untuk pembelian sistem rudal baru S-300, dan pemeliharaan S-300 nya , Top M-1 dan rudal Kornet.
Pada tahun 2007 Rusia dan Iran menandatangani kontrak untuk lima baterai sistem S-300, tetapi pada tahun 2010 pemerintah Rusia memberlakukan larangan ekspor, sehubungan dengan sanksi PBB yang diberlakukan terhadap Iran menyangkut program nuklirnya. Pada tanggal 13 April pemerintah Rusia mencabut larangan atas penjualan S-300 ke Iran, setelah terjadinya negosiasi di Jenewa antara Iran dan kelompok negara P5-1 yang menyabut sanksi terhadap Iran.
Sputnik News

0 komentar:

Poskan Komentar

hackerandeducation © 2008 Template by:
SkinCorner