Select Language

Kamis, 02 Oktober 2014

Puncak HUT TNI, Area Udara & Laut Surabaya Akan Gangguan

Puncak HUT TNI, Area Udara & Laut Surabaya Akan Gangguan
Puncak HUT ke-69 TNI di Surabaya akan mengganggu aktivitas penerbangan dan pelayaran di wilayah Surabaya, (SINDOphoto).
JAKARTA - Puncak HUT ke-69 TNI di Surabaya akan mengganggu aktivitas penerbangan dan pelayaran di wilayah Surabaya.

HUT TNI ini akan melibatkan lebih dari 200 pesawat di wilayah udara Surabaya dan sekitar 50 kapal perang di Selat Madura.

Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko menuturkan, persiapan telah dilakukan dengan baik dan sebelum tanggal 7 Oktober akan digelar dua kali geladi kotor.

"Koordinasi dengan unsur navigasi udara juga baik. Hanya nanti (penerbangan di Juanda) akan sedikit terganggu. Laut juga demikian karena ada sekitar 50 kapal," kata Panglima di sela-sela Gowes Bareng TNI, Rakyat Sehat di Kemayoran, Jakarta, Minggu (28/9/2014).

Lebih lanjut Moeldoko menuturkan, gangguan yang bakal terjadi di Juanda disebabkan karena ada banyak pesawat militer yang melakukan aktivitas take off dan landing. Di laut, kapal akan banyak berseliweran.

"Mohon masyarakat sabar sebentar. Tidak sampai sejam. Demi angkatan bersenjata yang kuat, mohon sabar sedikit," tandas dia.

Sebelumnya, usai sertijab Pangarmabar, KSAL Laksamana TNI Marsetio menegaskan, berbagai jenis kapal perang akan dikerahkan saat HUT.

Termasuk tiga kapal perang terbaru jenis fregate dari Inggris, yakni KRI Bung Tomo, KRI Usman Harun, dan KRI John Lee.

0 komentar:

Poskan Komentar

hackerandeducation © 2008 Template by:
SkinCorner