Select Language

Rabu, 08 Januari 2014

KPK akan Kawal Penambahan Alutsista TNI

Metrotvnews.com, Jakarta: Tentara Nasional Indonesia (TNI) berencana menambah Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) pada 2014. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun akan mengawal rencana tersebut.

Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengamini upaya KPK. Menurutnya, itu menjadi kesempatan TNI untuk berkonsultasi dengan KPK.

"Kita kerja sama dengan KPK. Kita minta petunjuk dan konsultasi," kata Moeldoko saat konferensi pers Rapat Pimpinan (rapim) 2014, di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (08/01).

Ini dilakukan agar tidak ada lagi kerisauan masyarakat mengenai proyek alutsista TNI. Dengan kata lain, proyek itu aman. 

"Tidak ada istilahnya ini titipan panglima TNI. Kita yakin. nggak ada seperti itu," ucapnya.

Salah satu alutsista yang akan didatangkan adalah kapal selam dari Rusia. TNI sedang mengkaji kapal selam itu, apakah akan membeli baru atau menerima hibah dari Rusia.

Moeldoko menyebutkan pada 2014, TNI merima anggaran sebesar Rp80 triliun. Dari dana tersebut, 52 persen untuk anggaran rutin dan 48 persen untuk pembangunan.

Namun, Moeldoko menyebutkan pihaknya belum dapat berbuat banyak dalam pemeliharaan alutsista. TNI masih harus mengirim peralatan canggih tersebut ke negara asalnya, seperti Rusia. Pihaknya juga sedang menjajaki kemungkinan pemeliharaan alutsista ke Vietnam.

0 komentar:

Posting Komentar

hackerandeducation © 2008 Template by:
SkinCorner