Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Dr. Marsetio bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada upacara militer Peringatan HUT ke-51 Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal), di Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (6/1).
Menurut KSAL, dalam perjalanan dan pengabdiannya sebagai prajurit hingga mencapai usia 51 tahun, Kowal telah membuktikan kiprahnya dengan baik dalam melaksanakan tugas di staf maupun di medan operasi. Hal tersebut diaplikasikan antara lain dengan keikutsertaan Kowal dalam misi perdamaian dunia yang tergabung dalam Pasukan UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) dan MONUC (Mission the I’organisation des Nations Unies en Congo).
Pada bidang olahraga, Kowal ikut berpartisipasi dalam event kejuaraan Terjun Payung Olimpiade Militer Dunia ke-5 di Rio de Janeiro Brasil, kejuaraan Taekwondo Olimpiade Militer (CISM) di Vietnam, Sea Games Futsal di Myanmar, dan meraih medali emas pada Kejuaraan Dayung di Bali, Pekan Baru dan Tanjung Pinang. Prajurit Kowal juga meraih prestasi sebagai juara tiga Kempo Randori Putri di PON ke-17 Kalimantan Timur serta meraih juara dua kejuaraan Bola Volly di Kejurnas Bali.
“Hal tersebut merupakan salah satu bentuk konstribusi positif Kowal dalam pengabdiannya kepada TNI Angkatan Laut, bangsa dan Negara,” kata KSAL Laksamana TNI Dr. Marsetio.
Kowal sendiri genap berusia 51 tahun pada 5 Januari 2014. Peringatan HUT Kowal tahun ini mengangkat tema “Dengan Semangat Kebersamaan Kita Tingkatkan Kualitas Pembinaan Personel Kowal, Guna Meningkatkan Profesionalisme Prajurit Berkelas Dunia”.
Selain melaksanakan upacara pada puncak peringatan HUT ke-51 Kowal, telah melaksanakan berbagai kegiatan seperti ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, 19 Desember 2013 yang melibatkan 300 personel Kowal se-wilayah Jakarta. Kegiatan lainnya adalah olahraga bersama dipimpin oleh KSAL di Gedung Serba Guna Mabesal pada 31 Desember 2013 dengan melibatkan 700 personel Kowal.
Perwira Penerangan HUT ke-51 Kowal, Kapten (KH/W) Hestuning dalam siaran persnya, mengatakan upacara militer pada puncak peringatan HUT Kowal bertujuan untuk mengenang kembali sejarah kelahiran Kowal pada tanggal 5 Januari 1963 sekaligus sebagai momentum yang tepat untuk menggelorakan tekad dan semangat serta cita-cita luhur wanita Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penganugerahan tanda jasa kepada personel Kowal yang telah memberikan dedikasi luar biasa kepada bangsa dan Negara. Mereka yang tanda jasa yaitu Mayor Laut (KH/W) Riana Dewi Mariana, S.Pd menerima Satya Lencana Santi Dharma karena dedikasinya telah bergabung dengan UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon), dan penerima Satya Lencana Wira Nusa, Sertu PDK/W Maria De Fatima karena dedikasinya yang telah bertugas di wilayah pulau terluar.
Pada upacara ini, Letkol Laut (S/W) Erna Fauziah, S.E, yang sehari-harinya berdinas di Dinas Keuangan Angkatan Laut (Diskual) bertindak sebagai Komandan Upacara pada Peringatan HUT ke-51 Kowal tahun 2014.
Upacara tersebut melibatkan 600 prajurit Kowal, yang dibagi dalam dua batalyon pasukan, terdiri dari dua kompi Perwira Menengah, satu kompi Perwira Pertama, satu kompi Bintara Tinggi, dan empat kompi Bintara.
Seusai upacara dilanjutkan dengan acara syukuran dan ramah tamah yang dimeriahkan dengan lagu-lagu daerah, Standing Up Comedy Mudy Taylor, dan tarian nusantara.
Dalam kesempatan tersebut, KSAL memberikan penghargaan kepada perwakilan atlet TNI AL yang berprestasi dan juga tali asih kepada beberapa mantan Kowal.
Hadir pada acara tersebut, antara lain Ketua Umum Jalasenastri Ny. Penny Marsetio selaku Ibu Catraratnanggadi Jalakanyasena, para Pangkotama Wilayah Barat, Pejabat Teras Mabesal, dan Pengurus Pusat Jalasenastri. (Jurnas)
Pages
Diberdayakan oleh Blogger.
Archive
-
▼
2014
(1507)
-
▼
Januari
(311)
- Indonesia Kirim 2 KRI ke Perbatasan Australia
- Modul PKR SIgma 10514 Dikerjakan Simultan
- Australia Minta Maaf Terobos Indonesia
- Komando Gabungan Wilayah Pertahanan
- PT PAL Mulai Bangun Kapal PKR 10514
- Militer AS dan Inggris Bersiap Tinggalkan Afganistan
- Misi Militer Jerman di Luar Negeri Jadi Perdebatan
- Armada Kapal Angkatan Laut Malaysia Masa Kini
- Proyeksi Kekuatan Armada Perang di Laut
- Berita Foto : Satgultor Lumpuhkan Pembajak Pesawat
- Cyber Defence Competition 2014
- TNI AL Siap Jemput Nahkoda Ragam Class
- TNI Pilih SU-35, Keputusan Ada Di Tangan Kemhan
- AS Berencana Jual 24 helikopter Apache ke Irak
- Jet Tempur Yordania Jatuh, Pilot Selamat
- Kehebatan Tank Amfibi BMP-35 Asal Rusia
- Peretas Tembus Jaringan Komputer Kemenhan Israel
- Potensi Ancaman Indonesia
- TNI AL Gelar Seminar Penyiapan SDM Kapal Selam
- Rocket Launcher 6x6 RHAN 122 Produksi PT AIU
- Lapan Uji Terbang LSU 03
- PT. PAL Siapkan Kapal Perang Untuk Filipina
- Fighter SU 35 Game Changer Indonesia
- T-50i Golden Eagle Indonesia Ready to Rock and Roll
- India Tampilkan Tank Arjun MK.II Saat Hari Kemerde...
- RI Tantang Perang Australia
- Perkuat pertahanan, TNI AD gandeng LAPAN
- LAPAN kerahkan kekuatan untuk bantu TNI AD
- Rp3,5 M dianggarkan untuk pesawat tanpa awak & roket
- Pemerintah klaim setop operasi militer di Papua
- Papua & Papua Barat klaim tak ingin merdeka
- TNI AU Berkomitmen Benahi Mentalitas Kinerja
- Menhan Sematkan Tiga Tanda Kehormatan Kepada Pangl...
- Tank Armata Akan Dilengkapi Dengan Radar Sukhoi T-50
- Indonesia Jajaki Pembelian Dua Kapal Selam Kilo Da...
- DISKUSI PENGEMBANGAN RADAR DALAM NEGERI
- Modernisasi Alutsista TNI AU Terus Berlanjut
- Tank Scorpion di Yonkav 8 Kostrad diganti Tank Leo...
- Australia Dinilai Langgar Kedaulatan Indonesia
- PT DI Hadirkan Tiga Heli Hasil Kerja Sama Strategi...
- Dilema Amerika Serikat di Fallujah, Irak
- Fokus Militer AS ke Pasifik Sedang Berlangsung
- Atasi Pemogokan, Amerika Luncurkan Rudal ke Somalia
- Pangkalan Militer AS di Inggris Akan Diperketat
- Jerman Akan Perluas Kehadiran Militernya di Afrika
- Butuh Kapal Selam, TNI Kirim Tim ke Rusia
- TNI Ingin Tambah Pesawat Tempur Sukhoi SU-35
- Arab Saudi-Indonesia Teken Kerja Sama Pertahanan
- APBN AS Rp 12.000 T di 2014, untuk Senjata & Peran...
- Myanmar Umumkan Anggaran Pertahanan 2014
- RI Siagakan Kapal Perang dan Sukhoi ke Dekat Austr...
- Jepang Minta Cina Potong Belanja Militer
- Australia, Mengapa Harus Panik Dan Berkeringat
- Australia, Menepuk Air Di Dulang Tepercik Muka Sen...
- 8 Helikopter Tempur AH-64 Apache akan Perkuat TNI AD
- Kekuatan Alutsista TNI AU Tahun 2014
- Pesawat T-50i Golden Eagle Siap Kawal NKRI
- Korps Marinir TNI AL Tambah 37 Unit Tank Amfibi BM...
- Rudal Baru Bernama Neraka Akan Kejutkan Israel
- Lanud Tarakan Melaksanakan Pengamanan Aset
- PBB Tambah 500 Tentara Ke Republik Afrika Tengah
- Di Tahun 2014, Alusista TNI Akan Lampaui Target 30...
- Habibie Butuh Rp10 Triliun Luncurkan Pesawat Impia...
- Gubernur Papua Bahas Otsus dengan Presiden
- Rakyat Papua Tidak Ingin Berpisah dari NKRI
- 10 Rudal Anti Tank Terbaik di Dunia
- Sistem Pertahanan Udara Terintegrasi ForceSHIELD
- Kapal Baru TNI AL Siap Dijemput
- AS Akan Gantikan Ribuan Tentara dengan Robot
- Perairan RI Dilanggar Militer Australia, Menkopolh...
- Pembuatan KRI Klewang Kedua Belum Jelas
- Indonesia Berencana Bikin 6 Unit PKR
- Kasad Uji Coba Kapal Tempur Pesanan TNI AD
- Singapura Belanja Rp 29 Triliun Untuk Jet Tempur F-16
- 7 Pesawat Pembom Terbaik di Dunia
- Jelang SBY Lengser, TNI Borong Alutsista
- Australia minta maaf langgar teritori RI
- China tingkatkan patroli di Laut China Selatan
- Kian Mesra dengan Cina, Taiwan akan Kurangi Tentar...
- Menlu Marty: Andai Australia Mau Dengar Nasihat RI
- Kapal Perusak Kawal Rudal/Frigate TNI AL Resmi Dib...
- FITUR STEALTH / SILUMAN TIDAK LAGI MANJUR ?
- [Foto] T50i Golden Eagle
- Daftar Dosa Ariel Sharon terhadap Rakyat Palestina
- Arah Renstra II (2015-2019) dan III (2020-2024)
- DPR Setuju Pemerintah Beli Satelit Militer
- Lima Tahun Kedepan, China Menjadi Produsen Rudal T...
- Relokasi Pangkalan Militer AS di Nago Terancam Batal
- Uni Eropa Sepakat Kirim Militer ke Afrika Tengah
- embaga intelijen Australia (ASIO) Rebut Dokumen Pe...
- Kerentanan Rencana Pengadaan Kapal Selam 877EKM
- Menengok dapur perakitan jet tempur Rafale Prancis
- Australia, Harga Sebuah Kata Maaf
- Peluru kendali darat ke udara "2K12 Kub"
- Uni Emirat Arab Berlakukan Wajib Militer
- Setelah Liaoning, Cina Bangun Kapal Induk Kedua
- Peluru kendali darat ke udara "9K22 Tunguska"
- Peluru kendali darat ke udara "2K11 Krug"
- Menlu Iran bahas rudal S-300 dengan Presiden Putin
- Kongres Libya Siagakan Tentara
-
▼
Januari
(311)
Kamis, 09 Januari 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Wikipedia
Hasil penelusuran

0 komentar:
Posting Komentar